Rasulullah Melihat Sekelompok Orang yang Terus Memanen Saat Melakukan Isra’ Mi’raj, Siapakah Mereka? – KabarMakkah.Com

Diposting pada

Rasulullah Melihat Sekelompok Orang yang Terus Memanen Saat Melakukan Isra’ Mi’raj, Siapakah Mereka? – KabarMakkah.Com

Pemerintah telah menetapkan hari Sabtu (14/4/2018), sebagai hari libur peringatan Isra’ Mi’raj.

Bagi umat muslim, Isra’ Mi’raj adalah peristiwa penting, karena saat itulah Nabi Muhammad SAW menerima perintah salat lima waktu.

Menurut sebagian ulama, Isra’ Mi’raj terjadi pada malam tanggal 27 Rajab (tahun 621 M), pada periode akhir kenabian di Mekah sebelum hijrah ke Madinah.

Isra’ Mi’raj juga dilakukan di tahun duka.

Istri Rasulullah, Khadijah, dan pamannya Abu Thalib baru saja meninggal dunia.

Padahal saat itu, tekanan begitu kuat datang dari kelompok musyrikin Mekah, yakni dari Abu Jahal, Abu Lahab, dan sekutunya.

Pada malam itu, Rasulullah melakukan perjalanan dari Mekah ke Masjidil Aqsha yang disebut Isra’.

Sedangkan perjalanan Nabi dari Masjidil Aqsha ke langit tertinggi yakni Sidratul Muntaha, dinamakan Mi’raj.

Saat Nabi melakukan Isra’ Mi’raj, ia melihat 11 golongan orang.

Berikut 11 golongan tersebut seperti dilansir NU Online.

1. Orang yang Terus Memanen Meskipun Tanamannya Sudah Dipanen

Nabi melihat golongan orang yang terus memanen tanaman yang baru ia tanam.

Setelah dipanen, tanaman tersebut tumbuh kembali dan itu terjadi seterusnya, sehingga hasil panen melimpah ruah.

Siapakah mereka?

Mereka adalah orang-orang yang menyedekahkan hartanya di jalan Allah.

Allah akan mengganti semua hal yang diinfakkan di jalan-Nya.

2. Orang-orang yang Selalu Berpegang Teguh Kepada Agama Allah

Saat itu Nabi mencium bau harum.

Ia pun bertanya kepada Jibril tentang golongan itu.

Ternyata, bau harum itu berasal dari keluarga besar Masyitah, yang dimasak hidup-hidup oleh Fir‘aun, karena tidak mau mengakuinya sebagai Tuhan.

3. Sekelompok Orang yang Kepalanya Pecah

Rasulullah melihat sekelompok orang yang kepalanya pecah, utuh lagi dan kembali pecah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *